Dosa

 

Dalam bahasa Arab, dosa disebut dengan ungkapan جرم- ذنب ذنوب معصيّة-اثم اثام . Keempat term tersebut secara lughawi mengandung arti mengerjakan sesuatu yang tidak dibolehkan ( مالايحّل له ان يعمل ) dan keempat term tersebut digunakan semuanya dalam Al-Quran. Selain itu, Al-Quran [11] menyebut jenis perbuatan dosa dengan term lain, yaitu فاحشة فحشاء yang mengandung arti perbuatan keji. [12]

Sedangkan menurut terminologi, dosa ialah segala sesuatu yang bertentangan dengan perintah Allah SWT., baik yang berkaitan dengan melakukan sesuatu ataupun meninggalkannya. [13] TM Hasbi Ash Shiddieqy merumuskan dosa adalah pelanggaran terhadap sesuatu ketentuan Tuhan. Ketentuan Tuhan di sini ialah ketentuan Tuhan yang hukumnya wajib dikerjakan atau wajib ditinggalkan. Jadi bukan ketentuan Tuhan yang hukumnya hanya Sunat, Makruh atau Mubah. [14]

Lihat penggunaan kata “dosa” di dalam Al-Quran, klik di sini.

Catatan Kaki:

[11] Term jirm dalam berbagai kata bentukannya disebut 66 kali, misalnya pada QS. Thaha/20:73, QS. al-An’am/6:55, 147, term dzanb-dzunub disebut 37 kali seperti pada QS. al-A’raf/7:100, QS. al-Anfal/8:52-54, dan term ma’shiyah disebut 32 kali, misalnya pada QS. al-Tahrim/66:6, QS. al-Ahzab/33:36. Acmad Mubarok, Solusi Krisis Keruhanian Manusia Modern: Jiwa dalam al-Qur’an, Paramadina, Jakarta, 2000, hlm. 96 – 97 [12] Ibid, hlm. 97 [13] Imam Al-Ghazali, Rahasia Taubat, terj. Muhammad Bagir, Mizan Media Utama, Bandung, 2003, hlm. 61. [14] T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy, Al-Islam I, PT Pustaka Rizki Putra, Semarang, 2001, hlm. 468.

Referensi: library.walisongo.ac.id

Konten terkait:

Modifikasi terakhir tanggal: 16/01/20 | 20:52